SURAT PERJANJIAN KONTRAK

SURAT PERJANJIAN KONTRAK INVESTASI
GARUDA BERJANGKA
No. Kontrak: 24457/INVESTASI/GARUDA BERJANGKA/VII/2016
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama Perusahaan  :  GARUDA BERJANGKA
ALAMAT  : The Plaza Office Tower 27th floor  Jl. MH. Thamrin Kav. 28-30, Jakarta

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama (1).
II.
Nama                                 :  ...................................................................................
Alamat                               :  ......................................................................................
No KTP                             :  ....................................................................................
Telepon                              :  ....................................................................................
Bank account                     :  ....................................................................................

Selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua (2).
Pihak pertama berjanji dan oleh karena itu mengikat diri kepada pihak kedua yang dengan ini menerima pengikatan diri dari pihak pertama dengan ketentuan‐ketentuan sebagai berikut:

P A S A L 1
NILAI INVESTASI
  • Pihak kedua (2) melakukan investasi sebesar Rp 100.000.000,00 (Seratus juta rupiah) kepada pihak pertama (1) untuk dilakukan pengelolahan investasi GARUDA BERJANGKA oleh pihak pertama (1).
P A S A L 2
LAPORAN TRANSAKSI
  • Pihak Pertama (1) berkewajiban memberikan laporan transaksi trading kepada Pihak Kedua (2) setiap minggunya dengan format laporan softcopy dan diserahkan melalui email.Laporan transaksi trading ini akan digunakan sebagai bahan pedoman bahwa posisi transaksi trading yang dilakukan oleh pihak pertama (1) dalam keadaan profit, loss atau tetap.
  • (‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐1
P A S A L 3
STANDARD KURS DOLAR
  • Kurs dollar yang digunakan sebagai acuan adalah kurs yang tertera pada website bank pihak kedua (2) atau bank yang disepakati kedua pihak.
P A S A L 4
PEMBAGIAN LABA TRANSAKSI TRADING
  • Profit adalah balance pada akhir periode dikurangi dengan balance awal yang tertera pada awal kontrak dan menghasilkan angka positif (+)
  • 2. Jika hasil transaksi trading pada sharing profit account dalam keadaan profit maka laba transaksi dari account pihak kedua (2) akan dibagi dengan komposisi Pihak pertama (1) sebesar 10% dan Pihak kedua (2) sebesar 30% mengacu pada laporan trading yang tertera pada pasal 2.
  • 3. Transfer profit kepada pihak pertama (1) dilakukan dalam mata uang rupiah dengan mengacu pada pasal (3) dan batas pentransferan profit kepada pihak kedua (2) tersebut adalah 3 hari sejak pengajuan withdrawal dilakukan oleh pihak kedua (2).
P A S A L 5
BIAYA – BIAYA LAIN
  • Biaya – biaya yang timbul saat proses withdrawal atau penarikan laba transaksi trading dari broker ke rekening Pihak Kedua (2) akan diperhitungkan dan dibebankan dari laba investasi yang diperoleh.
P A S A L 6
JANGKA WAKTU INVESTASI
  • 1. Jangka waktu perjanjian kerjasama ini adalah paling lama 7 (Hari) Terhitung sejak perjanjian ini ditandatangani. Jangka waktu minimalnya sesuai kesepakatan kedua pihak, atau 7 hari kontrak.
  • 2. Setelah jangka waktu perjanjian kerjasama berakhir. Pihak pertama (1) wajib menyerahkan modal  dan keuntungan investasi dalam account balance kepada pihak kedua (2) dalam periode selambat‐lambatnya 3 x 24 jam.
  • 3. Perpanjangan perjanjian ini disusun dalam surat perjanjian yang baru bermaterai baru.
P A S A L 7
PENGHENTIAN PERJANJIAN KERJASAMA
  • 1. Pihak kedua (2) dapat mengajukan permintaan penghentian transaksi trading kepada pihak pertama (1) secara sepihak dengan cara memberitahukannya secara tertulis kepada pihak pertama (1), dengan surat elektronik, faximile atau pos biasa.
  • 2. Tanggal perhitungan laba transaksi trading akan menggunakan tanggal yang digunakan oleh pihak kedua (2) sewaktu mengajukan penghentian transaksi kepada pihak pertama (1) dengan secara tertulis.
  • 3. Jika account trading dalam keadaan profit. Maka profit transaksi trading yang sewaktu penghentian perjanjian akan diserahkan 100% kepada pihak pertama (1).
  • 4. Jika account trading dalam keadaan loss. Maka kerugian atau loss transaksi trading sewaktu penghentian perjanjian akan tanggung 100% kepada pihak kedua (2)
P A S A L 8
RESIKO KERUGIAN
  • 1. Kerugian adalah Balance awal yang tertera pada perjanjian dikurangi balance pada trading dan menghasilkan angka negatif.
  • 2. Apabila pada akhir kontrak terjadi kerugian dalam transaksi trading forex yang dilakukan oleh pihak pertama (1). Maka kerugian tersebut akan diganti oleh pihak pertama (1)
  • 3. Apabila terjadi kerugian dalam transaksi trading forex disebabkan karena permintaan penghentian perjanjian oleh pihak kedua (2) secara tertulis kepada pihak pertama (1) maka pihak pertama (1) tidak berkewajiban untuk mengganti kerugian tersebut atau kerugian akan ditanggung 100% oleh pihak kedua (2)
P A S A L 9
TRANSAKSI KEUANGAN
  • Semua transaksi keuangan antara pihak pertama (1) dan pihak kedua (2) akan dilakukan melalui system transfer bank melalui masing – masing pihak. Kedua pihak tidak melakukan transaksi secara tunai atau barter dengan cara apapun.
P A S A L 10
KEJADIAN TAK TERDUGA
  • Dalam hal pelaksanaan perjanjian ini terganggu, terhalang atau terhambat sehingga tidak dapat dilaksanakan oleh sebab sebab adanya peristiwa diluar kekuasaan manusia, perang, huru hara, pemogokan, larangan bekerja, gangguan transportasi, sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajibannya masing masing maka kedua belah pihak sepakat untuk menunda sementara pelaksanaan perjanjian ini sampai gangguan, halangan atau hambatan dimaksud berakhir.
P A S A L 11
LAIN – LAIN
  • Jika dikemudian hari timbul suatu keadaan yang belum cukup diatur dalam perjanjian ini, maka dengan ini kedua belah pihak sepakat akan menuangkan dalam addendum dan kedua belah pihak dengan ini saling sepakat dan saling berjanji untuk menyelesaikan secara musyawarah dan mufakat damai. Jika hal itu tidak mencapai maka kedua belah pihak dengan ini saling berjanji satu sama lain
  • ‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐‐3
untuk HANYA mengajukan masalah penyelesaian ini pada Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menurut syarat, peraturan dan ketentuan BANI. Dan kedua belah pihak dengan ini sepakat bahwa keputusan BANI akan bersifat TERAKHIR dan MENGIKAT (Final and Binding), TIDAK DAPAT diajukan upaya hukum lain apapun juga.
Demikianlah surat perjanjian kerja sama ini dibuat oleh kedua belah pihak dengan sadar, tanpa paksaan dan itikad yang baik untuk tujuan saling menguntungkan.
“ Saya telah membaca, mengerti dan setuju terhadap semua ketentuan yang tercantum dalam perjanjian ini “

Jakarta Selatan.                                                                                          Tempat:...............

Pihak Pertama (1)                                                                                       Pihak Kedua (2)



                                                                                                                                                                 (Materai 6000)

...............................                                                                                   .............................